
FKIP UNIHAZ, Bengkulu : pada hari rabu 03 Januari 2024, bertempat di Aula Lantai 3 Rektrorat UNIHAZ, melaksanakan Kegiatan diskusi kajian ilmiah berlangsung pada rabu 03 Januari 2024, mengangkat tema “Menghilangnya Garis Pantai Di Urai Kabupaten Bengkulu Utara Berbasis GIS Dan Pengindraan Jauh”. Kegiatan ini dimulai dari pukul 08.00-11.30 dengan jumlah peserta mengikuti kegiatan 97 orang. Kegiatan awal tahun ini diselenggarakan oleh himageo beserta pembina. Pembicara dalam kegiatan ini adalah Dr. Supriyono, M.Pd salah satu dosen Geografi FKIP UNIHAZ.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui apa sebab yang mengakibatkan hilangnya garis pantai di urai kabupaten Bengkulu utara berbasis gis dan pengindraan jarak jauh melalui diskusi kajian yang di adakan. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Dekan FKIP, Wakil Dekan berserta dosen FKIP lainnya. Mahasiswa juga mendapatkan manfaat dari kegiatan ini diantaranya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memahami menghilangnya garis pantai di urai kabupaten Bengkulu Utara berbasis gis dan penginderaan jauh. Hal ini juga menunjukkan bahwa acara diskusi kajian ilmiah ini berhasil meningkatkan pemahaman mahasiswa dan dosen di lingkungan universitas.

Dijelaskan oleh pembina himageo Muhammad Alfi bahwa kegiatan diskusi ilmiah ini akan berkelanjutan dimana kegiatan ini memberikan dampak manfaat bagi mahasiswa geografi khususnya. Dalam pelaksanaannya, Muhammad Alfi mengaku memiliki beberapa kendala seperti keterbatasan anggaran dan cuaca yang tidak mendukung namun hal tersebut dapat diatasi dengan baik.
Mengenai tema Menghilangnya garis pantai di urai kabupaten Bengkulu Utara berbasis GIS dan Penginderaan jauh, dipengaruhi oleh beberapa faktor yakni faktor manusia dan faktor alam, maka dari itu dalam diskusi ini kita melihat permasalahan tersebut dengan berbasis GIS maupun remote seinsing, yang dimana hal tersebut dapat membantu bagaimana melihat perubahan bentuk topografi yang terjadi dan dapat mengetahui bentuk bentuk dari permasalahan tersebut.
